Home » Intel Serius Masuki Arena Gaming Genggam, Siapkan Platform Khusus untuk Hadapi Dominasi AMD
Gaming

Intel Serius Masuki Arena Gaming Genggam, Siapkan Platform Khusus untuk Hadapi Dominasi AMD

by admin

Pasar perangkat gaming genggam (handheld) seperti Steam Deck, Asus ROG Ally, atau Lenovo Legion Go yang sedang panas, akan kedatangan pemain besar baru.

Intel secara resmi mengumumkan rencana untuk mengembangkan platform dan chip khusus yang ditujukan untuk segmen ini, sebuah langkah langsung menantang dominasi AMD yang saat ini menguasai pasar.

Dalam pengumuman yang dilaporkan TechCrunch, Daniel Rogers, Wakil Presiden dan General Manajer Produk PC Client Intel, mengungkapkan bahwa platform baru ini akan mencakup perangkat keras dan perangkat lunak, serta dibangun di atas prosesor Intel Core Series 3 generasi mendatang dengan nama kode Panther Lake.

Yang menarik, Intel akan menyertakan varian chip yang dirancang khusus untuk kebutuhan unik perangkat gaming genggam, yang mengutamakan keseimbangan performa grafis, efisiensi daya, dan manajemen termal.

Panther Lake sendiri adalah chip pertama Intel yang diproduksi menggunakan proses manufaktur 18A mereka yang lebih canggih, yang mulai memasuki tahap produksi pada 2025.

Rogers berjanji akan memberikan detail lebih lanjut dalam beberapa bulan ke depan. Langkah ini menandai perluasan fokus Intel di sektor gaming, yang selama ini identik dengan prosesor PC desktop dan laptop gaming, serta GPU Arc mereka yang diluncurkan pada 2022.

Namun, jalan menuju puncak tidak akan mudah. AMD, dengan teknologi APU (Accelerated Processing Unit) yang efisien seperti yang digunakan dalam Steam Deck, telah membangun fondasi yang kuat.

Pada ajang CES 2026 yang sama, AMD bahkan meluncurkan prosesor gaming terbaru Ryzen 7 9850X3D serta pembaruan teknologi grafis, menunjukkan mereka tidak akan berpangku tangan.

Kehadiran Intel di arena gaming genggam bisa menjadi angin segar yang mendorong inovasi lebih cepat, pilihan yang lebih beragam bagi konsumen, dan persaingan harga yang lebih ketat.

Pertarungan antara raksasa chip ini tidak hanya akan menentukan siapa yang berkuasa di dalam perangkat genggam favorit para gamer, tetapi juga akan membentuk masa depan gaming portabel itu sendiri. Semuanya sekarang tergantung pada seberapa baik Intel dapat mengeksekusi visi platform khusus mereka ini.

You may also like

Leave a Comment