Di tengah pasar smartphone yang semakin seragam, OnePlus bersiap untuk meluncurkan sebuah perangkat yang tampaknya mengusung filosofi lama mereka “Never Settle” (Jangan Pernah Puas).
Namun dengan pendekatan yang radikal berbeda. Bocoran dari sertifikasi TENAA, badan regulator perangkat telekomunikasi di China, mengungkap rencana OnePlus untuk sebuah ponsel dengan kapasitas baterai yang nyaris tak terdengar di kelas flagship yaitu 9000 mAh.
Angka ini bukan hanya sekadar peningkatan 10-20% dari standar industri. Ini adalah lompatan besar yang mengingatkan pada power bank ketimbang smartphone pada umumnya.
Bayangkan, kapasitas ini hampir dua kali lipat dari baterai iPhone 17 Pro Max (kira-kira 5000 mAh) dan jauh melampaui kebanyakan Android flagship. OnePlus tampaknya ingin menyelesaikan keluhan terbesar pengguna smartphone modern, kecemasan akan habisnya daya baterai (Battery Anxiety), dengan cara yang paling langsung dan brutal yaitu memberikan kapasitas ekstrem.
Namun, OnePlus tidak ingin perangkat ini dicap sebagai “baterai dengan ponsel”. Bocoran juga menyebutkan bahwa ponsel ini akan ditenagai oleh chipset MediaTek Dimensity 9500.
Ini adalah prosesor flagship 4nm terbaru MediaTek yang setara dengan Snapdragon 8 Elite Gen 4, yang menjanjikan performa tinggi dan efisiensi energi yang unggul. Kombinasi antara chipset efisien dan baterai raksasa ini berpotensi menciptakan monster ketahanan yang bisa bertahan dua hari atau lebih dengan penggunaan berat sekalipun.
Pertanyaan besarnya adalah Trade-Off apa yang harus diterima? Dengan baterai sebesar itu, hampir mustahil ponsel ini akan memiliki desain yang tipis dan ringan. Bocoran menunjukkan dimensi yang tebal, sekitar 9.15mm, dan bobot yang pasti signifikan.
Selain itu, apakah OnePlus akan mengorbankan fitur lain seperti pengisian daya ultra-cepat (yang mungkin kurang dibutuhkan) atau kualitas kamera untuk menekan harga?
OnePlus sepertinya sedang membuat ponsel untuk segmen pengguna yang sangat spesifik power users, traveler, atau siapa pun yang benar-benar memprioritaskan ketahanan di atas segalanya.
Jika dieksekusi dengan baik, ini bukan sekadar ponsel baru, tetapi pernyataan bahwa dalam balapan spesifikasi, daya tahan adalah raja yang baru.
