Ritual tahunan penggemar teknologi sedang bersiap. Samsung diperkirakan akan menggelar acara Galaxy Unpacked pada awal Februari 2026 untuk memperkenalkan seri flagship andalannya, Galaxy S26.
Namun, sebuah rumor baru dari sumber industri yang biasanya akurat menyebutkan bahwa tanggal rilis penjualan (market release) seri tersebut akan terjadi sekitar dua minggu setelah acara Unpacked, bukan langsung atau satu minggu setelah seperti kebiasaan beberapa tahun terakhir.
Jika benar, apa arti jeda dua minggu ini? Beberapa analis melihatnya sebagai strategi marketing yang disengaja. Dengan mengumumkan lebih awal tetapi merilis lebih lambat, Samsung dapat membangun masa pre-order yang lebih panjang, memungkinkan gelombang pemesanan dan hype yang lebih besar untuk terkumpul.
Ini juga memberi mereka lebih banyak waktu untuk melancarkan kampanye pemasaran global setelah pengumuman teknis. Tapi, spekulasi yang lebih menarik adalah bahwa ini adalah manuver untuk menghadapi Apple.
Dengan menggeser rilis penjualan mendekati periode peluncuran iPhone baru (yang biasanya di September), Samsung mungkin berharap dapat memotong momentum Apple atau setidaknya tetap menjadi pembicaraan di pasar High-End sepanjang kuartal pertama.
Di sisi lain, penundaan sederhana seperti ini sering kali memiliki penyebab yang lebih prosaic, logistik dan produksi. Dua minggu ekstra dapat menjadi buffer yang berharga untuk memastikan stok yang memadai tersedia di semua pasar global secara simultan, menghindari kelangkaan unit yang dapat merusak momentum peluncuran.
Ini juga bisa menjadi indikasi bahwa Samsung ingin memastikan kualitas perangkat dan perangkat lunak benar-benar matang sebelum sampai ke tangan konsumen, belajar dari pengalaman peluncuran yang terburu-buru di masa lalu.
Apa pun alasannya, jeda ini akan menguji kesabaran penggemar dan mempengaruhi dinamika persaingan kuartal pertama. Bagi konsumen, ini berarti waktu yang lebih lama untuk mempertimbangkan spesifikasi dan membandingkan dengan pilihan lain sebelum uang benar-benar dikeluarkan.
Bagi Samsung, ini adalah risiko perhitungan: apakah manfaat dari hype yang lebih panjang dan persiapan yang lebih matang akan mengimbangi risiko kehilangan momentum atau memberi ruang bagi pesaing? Kita akan segera tahu saat kalender mendekati Februari 2026.
