Xiaomi terus bereksperimen dengan kategori wearable yang menarik melalui sub-brand Mijia. Ulasan hands-on terbaru untuk Xiaomi Mijia Smart Audio Glasses mengungkap perangkat yang berusaha menyelesaikan masalah umum.
Bagaimana mendengarkan audio secara personal tanpa memasang apa pun di telinga? Solusi Xiaomi adalah dengan menyematkan speaker dan mikrofon berkualitas di bingkai kacamata, mengalirkan suara langsung ke saluran telinga pengguna melalui konduksi tulang atau speaker directional.
Ulasan Hands-On awal menunjukkan bahwa kacamata ini terlihat seperti kacamata fashion biasa (dengan pilihan lensa yang dapat diganti), menyembunyikan teknologi di dalamnya.

Pengguna dapat menerima panggilan telepon, mendengarkan musik, atau berinteraksi dengan asisten suara tanpa perlu earbud. Ini menawarkan kesadaran lingkungan (Awareness) yang lebih baik karena telinga tidak tertutup, sehingga lebih aman untuk aktivitas seperti bersepeda atau berjalan di jalan.
Konektivitas Bluetooth memungkinkan pasangan dengan smartphone dengan mudah. Namun, tantangan utama kacamata audio semacam ini selalu pada kualitas audio dan privasi.
Melansir dari GSMArena, kemampuan yang diberikan oleh Xiaomi untuk perangkat yang satu ini termasuk daya tahan hingga 13 jam dan dukungan audio keren.
“Xiaomi claims you can expect up to 13 hours of playback from the speakers, while a full recharge from 0 to 100% should take about an hour.
The build quality here is excellent, and we can definitely see how the Mijia Smart Audio Glasses can appeal to regular glasses wearers who also use wireless earbuds or headphones in their day-to-day. Having a two-in-one solution is great, and as a person who wears glasses for 8+ hours a day, it was refreshing not to have additional earphones or earbuds covering my ears.”
Ulasan tersebut kemungkinan akan menguji seberapa jernih dan berbass suara yang dihasilkan, serta apakah orang di sekitar dapat mendengar kebocoran audio (Audio Leakage). Kenyamanan pemakaian jangka panjang dan daya tahan baterai juga akan menjadi faktor penentu.

Dengan harga yang belum diumumkan, pertanyaannya adalah apakah kenyamanan dan gaya “Low-Key” ini akan sepadan dengan kompromi pada kualitas audio dibandingkan dengan earbud konvensional.
Jika dieksekusi dengan baik, Mijia Smart Audio Glasses bisa menjadi alternatif yang menarik bagi pengguna tertentu, tetapi ini masih merupakan ceruk dibandingkan dengan earbuds atau headphone mainstream.
