Bayangkan dulu waktu kita masih beli CD atau download lagu bajakan, prosesnya cukup ribet kan? Spotify datang seperti angin segar, mengubah semua proses tersebut menjadi gampang. Dari startup kecil di Swedia tahun 2008, sekarang mereka menjadi raja streaming musik dengan 31.7% pangsa pasar global.
Startup
Otoritas Judi Inggris Kecam Meta: “Pilih Tutup Mata” Terhadap Iklan Judi Ilegal demi Uang?
Otoritas perjudian Inggris, UK Gambling Commission (UKGC), secara terbuka menyampaikan kekhawatiran dan kritik pedas terhadap raksasa teknologi Meta Platforms.
Dalam sebuah konferensi di Barcelona, Direktur Eksekutif UKGC Tim Miller menuduh Meta kurang tegas dan cenderung memilih menutup mata dalam menangani maraknya iklan situs judi ilegal yang beredar di platformnya, termasuk Facebook dan Instagram.
SPUN Startup Visa Berbasis AI yang Ingin Menstandarisasi Kekacauan Birokrasi di Asia Tenggara
Bagi banyak pelancong, terutama dari negara-negara di Asia Tenggara, pengurusan visa seringkali menjadi mimpi buruk birokrasi proses yang rumit, penuh ketidakpastian, dan berbeda di setiap negara.
Startup bernama SPUN melihat ini bukan sebagai masalah layanan manual, melainkan sebagai masalah infrastruktur digital yang dapat diselesaikan dengan kecerdasan buatan (AI). Startup ini baru saja menyelesaikan pendanaan tahap awal (Seed Funding) senilai $1.8 juta (sekitar Rp30,4 miliar) untuk memperluas jaringannya di kawasan Asia Tenggara.
Dalam langkah yang telah lama dinanti dan mungkin ditakuti oleh banyak pengguna, OpenAI secara resmi mengumumkan akan mulai menguji penayangan iklan di dalam chatbot ChatGPT.
Iklan-iklan ini, yang rencananya akan muncul dalam beberapa minggu ke depan, akan ditampilkan kepada pengguna dewasa di Amerika Serikat yang menggunakan versi gratis dan ChatGPT Go. Pengumuman ini menandai titik balik besar dalam strategi monetisasi OpenAI untuk salah satu produk AI paling populer di dunia.
OpenAI tidak puas hanya menjadi otak di belakang layar. Laporan terbaru mengungkap bahwa perusahaan di balik ChatGPT sedang mengembangkan perangkat Wearable revolusioner dengan nama kode “Sweet Pea”.
Ini adalah sebuah earphone berbasis AI yang dirancang tidak hanya untuk mendengarkan musik, tetapi untuk menggantikan sebagian fungsi dasar smartphone. Yang membuat proyek ini sangat menarik adalah sosok di balik desainnya: Jony Ive, mantan kepala desainer Apple yang legendaris, yang perusahaannya diakuisisi OpenAI senilai $6.5 miliar pada 2024.
Bandcamp Larang Musik Buatan AI: Benteng Terakhir Kreasi Manusia di Tengah Banjir 50.000 Lagu AI
Di tengah banjir band yang menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk membuat musik, sebuah platform mengambil sikap yang jelas dan tegas. Bandcamp, platform distribusi musik independen yang populer, secara resmi melarang musik yang dibuat seluruhnya atau sebagian besar oleh AI untuk diunggah ke dalam ekosistemnya.
Meta Tutup Tiga Studio VR Terkenal: Akhir Sebuah Era, atau Realokasi Logis Menuju Fokus AI dan Wearable?
Meta mengirimkan sinyal yang tak bisa disalahpahami tentang perubahan prioritas strategisnya. Perusahaan tersebut secara resmi menutup tiga studio pengembang game realitas virtual (VR) internalnya yang terkenal.
Tiga diantaranya ialah rmature (pengembang port Resident Evil 4), Sanzaru (pembangun Asgard’s Wrath), dan Twisted Pixel (studio di balik Marvel’s Deadpool VR). Penutupan ini, yang diumumkan oleh karyawan di media sosial dan dikonfirmasi oleh juru bicara Meta, adalah bagian dari upaya perusahaan untuk mengalihkan sebagian investasi dari Metaverse ke Wearables.
Perlombaan senjata AI tidak hanya terjadi di tingkat model dan algoritme, tetapi juga di lapisan paling dasar, infrastruktur komputasi.
Meta kini meluncurkan inisiatif infrastruktur terbarunya, “Meta Compute”, yang digambarkan sebagai platform komputasi skala besar yang dirancang untuk memperkuat dan mempercepat seluruh pengembangan kecerdasan buatan mereka.
Visi yang Memudar: Bagaimana Apple Vision Pro Terjebak dalam Siklus Kegagalan Pasar Realitas Virtual
Di sebuah ruang rapat di Cupertino, mimpi untuk membawa komputasi spasial ke massa mungkin sedang menghadapi kenyataan yang pahit, hemat dana untuk promosi.
Apple Vision Pro, perangkat headset realitas campuran (Mixed Reality) yang diluncurkan dengan fanfare futuristik pada 2024, kini menunjukkan tanda-tanda kesulitan yang tak terelakkan.
Dalam pengumuman yang terdengar lebih seperti fiksi ilmiah, Neuralink, perusahaan neuroteknologi milik miliarder Elon Musk, mengklaim akan memulai produksi massal implan otak revolusionernya pada tahun 2026.
Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Musk dalam sebuah sesi tanya jawab di platform X, mengobarkan kembali perdebatan tentang ambisi, etika, dan batas kemampuan teknologi manusia.
