Merespons kekhawatiran tentang ketergantungan berlebihan pada model kecerdasan buatan (AI) asing seperti GPT-4 atau Gemini, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mendorong pengembangan dan adopsi platform “SLM” (Small Language Model) buatan dalam negeri.
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria menegaskan bahwa platform ini dirancang sebagai “Sandbox” atau lingkungan uji coba yang aman bagi pengembang, peneliti, dan startup lokal untuk berinovasi menciptakan model AI yang lebih sesuai dengan konteks bahasa, budaya, dan kebutuhan spesifik Indonesia.
Konsep SLM berbeda dari Large Language Model (LLM) raksasa yang membutuhkan sumber daya komputasi dan data sangat besar. SLM lebih ringan, lebih efisien, dan dapat dilatih untuk tugas-tugs yang lebih spesifik, seperti pemrosesan bahasa daerah, analisis sentimen media sosial Indonesia, atau asisten AI untuk sektor UMKM dan pertanian.
Dengan mendukung ekosistem SLM, Komdigi berharap dapat mendorong kedaulatan dan kemandirian teknologi AI Indonesia, mengurangi risiko bias budaya pada model asing, serta membuka peluang ekonomi baru.
“Kita tidak bisa hanya menjadi pengguna pasif teknologi AI global. Kita harus menciptakan ekosistem sendiri di mana talenta digital Indonesia bisa bereksperimen, berinovasi, dan membangun solusi untuk masalah lokal,” ujar Nezar.
Platform SLM ini juga diharapkan dapat berperan dalam penyempurnaan regulasi AI di Indonesia. Dengan mengamati perkembangan dan tantangan yang muncul dari inisiatif-inisiatif dalam sandbox ini, pemerintah dapat merumuskan kebijakan dan regulasi AI yang lebih tepat, responsif, dan mendukung inovasi yang bertanggung jawab.
Langkah ini menandai peralihan dari sekadar mengadopsi AI impor menuju fase aktif membangun kapabilitas AI dalam negeri yang kontekstual dan kompetitif.
Industri AI memang sedang naik daun karena ada banyak segmen pekerjaaan yang bisa dipermudah dengan hanya menggunakan bantuan AI, bahkan perusahaan raksasa dunia saat ini juga sedang gembar-gembor merilis AI mereka sendiri.
Ruang lingkup pemerintah juga demikian, bantuan AI diharapkan bisa mempermudah kinerja dan membantu pemerintah dalam berbagai aspek.
