Meta sedang bermain-main dengan ide baru untuk membuat percakapan di Threads, platform yang bersaing dengan X menjadi lebih interaktif.
Dilaporkan oleh TechCrunch, perusahaan tengah mengembangkan purwarupa (prototype) internal sebuah fitur yang memungkinkan pengguna memainkan game sederhana langsung di dalam percakapan (chat).
Bukti pengembangan ini ditemukan oleh ahli rekayasa balik (Reverse Engineer) Alessandro Paluzzi, yang sering membocorkan fitur tersembunyi. Tangkapan layar yang dibagikan menunjukkan sebuah game bertema bola basket mini, di mana pemain mengusap layar untuk melempar bola dan berkompetisi meraih skor tertinggi dengan lawan bicaranya.
Ini bukan eksperimen pertama Meta, Instagram pernah mencoba game tersembunyi serupa di fitur pesan langsungnya pada 2025.
Jika diluncurkan, fitur ini bisa menjadi pembeda yang menarik bagi Threads. Platform pesaing seperti X dan Bluesky belum menawarkan fungsionalitas serupa secara native.
Bahkan, ini bisa menjadi keunggulan dibandingkan Apple iMessage, yang meski mendukung game, biasanya membutuhkan integrasi aplikasi pihak ketiga. Tujuannya jelas: meningkatkan Engagement (keterlibatan pengguna) dengan menyuntikkan elemen gameplay yang ringan dan kompetitif ke dalam alur percakapan sehari-hari.
Namun, juru bicara Meta menegaskan bahwa ini masih eksperimen internal dan belum ada kepastian kapan atau bahkan apakah fitur ini akan dirilis ke publik.
Pengembangan ini terjadi di tengah upaya Meta untuk terus memperkaya Threads, yang telah menambah fitur komunitas dan unggahan sementara (Stories), meski jumlah pengguna aktif bulanannya yang sekitar 400 juta masih tertinggal dari X di pasar kunci seperti Amerika Serikat.
Pertanyaan besarnya adalah apakah menambahkan game mini ke dalam chat adalah strategi yang brilian untuk meningkatkan interaksi sosial dan retensi pengguna, atau hanya sekadar Gimmick yang efeknya cepat pudar?
Meta tampaknya sedang menguji air. Jika berhasil, percakapan di Threads tidak lagi sekadar tukar pesan teks, tetapi juga arena bermain yang bisa mempererat hubungan antar pengguna. Jika gagal, setidaknya ini menunjukkan bahwa inovasi di platform sosial masih terus mencari bentuknya yang paling menyenangkan.
