Apple dilaporkan tengah mempercepat pengembangan tiga perangkat wearable berbasis kecerdasan buatan (AI).
Laman Bloomberg, Selasa (17/2), laporan The Information sebelumnya menyebut Apple mengembangkan perangkat AI berbentuk liontin seukuran AirTag yang dilengkapi kamera dan dapat disematkan pada pakaian pengguna.
Kini, Bloomberg melaporkan bahwa pengembangan perangkat tersebut, bersama dua produk AI lainnya, kian dipercepat.
Selain perangkat AI berbentuk pin, Apple juga dikabarkan mempercepat pengembangan kacamata pintar berbasis AI yang diberi nama kode N50. Produk itu akan bersaing di pasar yang sama dengan sejumlah pemain lain yang lebih dulu menggarap kacamata pintar.
“Apple Inc is accelerating development of three new wearable devices as part of a shift toward artificial intelligence-powered hardware, a category also being pursued by OpenAI and Meta Platforms Inc.
The company is ramping up work on smart glasses, a pendant that can be pinned to a shirt or worn as a necklace, and AirPods with expanded AI capabilities, according to people with knowledge of the plans. All three devices are being built around the Siri digital assistant, which will rely on visual context to carry out actions.” Dilansir dari Bloomberg.
Beberapa perusahaan yang telah lebih dulu terjun di segmen ini antara lain ialah Meta yang dinilai sebagai salah satu pemain paling sukses di kategori kacamata pintar, serta Snap Inc. yang berencana merilis perangkat Specs tahun ini.
Kacamata pintar Apple kabarnya akan dibekali kamera beresolusi tinggi dan disebut sebagai perangkat yang lebih premium dan kaya fitur dibandingkan AirPods dan liontin AI yang tengah dikembangkan.
Apple menargetkan produksi perangkat tersebut dimulai pada Desember mendatang, dengan peluncuran publik direncanakan pada 2027.
Selain itu, Apple juga disebut sedang menyiapkan AirPods dengan kemampuan AI baru. Seluruh perangkat tersebut dirancang terintegrasi dengan iPhone dan akan mengandalkan asisten virtual Siri sebagai komponen utama pengalaman pengguna.
