Home » Elon Musk akan Kembali Membeli Twitter Senilai 600T

Elon Musk akan Kembali Membeli Twitter Senilai 600T

by anaknongkrong
Twitter

KONGGRES.COM – Elon Musk kembali membawa kabar bahwa dia akan membeli Twitter, kali ini dia sangat serius dengan wacananya yang akan segera membuat transaksi penutup untuk membeli Twitter senilai 600 Triliun.

Setelah sekian lama kita tidak mendengar perseteruan Elon Musk dan Twitter, kini Musk kembali membawa kabar yang cukup baik dengan wacana membeli Twitter. Dia telah melakukan konfirmasi langsung dengan Securities & Exchange Commision, yang mana telah mengekspos transaksi yang Musk lakukan.

Elon Musk diketahui memiliki masalah dengan Twitter, terkait pembelian Twitter yang sampai saat ini belum dilancarkan oleh Musk. Perseteruan terus berlanjut antara Musk dan Twitter hingga ke meja hijau.

Dilansir dari Bloomberg, Elon Musk diketahui membuat perjanjian damai dengan Twitter untuk menetapkan kesepakatan mereka terkait pembelian Twitter yang kembali dirombak dengan mengubah biaya pembelian menjadi $54,20 USD, atau setara dengan 600 Triliun.

Kamis kemarin, Elon Musk juga sempat mengunggah cuitannya yang menegaskan bahwa dia kembali membeli Twitter. Entah apa yang terjadi antara Musk dan Twitter, yang mana kemungkinan akan mendapatkan titik terang atas masalah yang mereka hadapi beberapa bulan terakhir.

“Membeli Twitter merupakan sebuah akselerasi untuk menciptakan X (perusahaan SpaceX), aplikasi untuk semua,” tulisnya.

Hal yang mengejutkan tentu mengenai harga, dengan membiayai Twitter senilai 600 Triliun, maka bisa dikatakan bahwa Elon Musk hanya menjadi investor yang sama halnya seperti investor Twitter lainnya.

Harga ini tentu berbanding balik dengan persetujuan Elon dan Twitter pada bulan April 2022 kemarin, di mana Elon Musk direncanakan membeli Twitter senilai lebih dari empat miliar rupiah. Harga ini tentu sangat berbanding jauh dari kesepakatan Twitter.

Seperti yang terduga, ada banyak sekali tanggapan baik dari pengguna Twitter maupun pihak pengadilan negeri yang mempertanyakan mengenai masalah Twitter dan Elon Musk. Kedua pihak sama-sama telah setuju bahwa proses pengadilan telah diundur hingga 2023, namun kemungkinan besar mereka telah menemukan titik terang dari masalah sebelumnya.

You may also like

Leave a Comment