OpenAI dikabarkan tengah mengembangkan sebuah aplikasi serba ada atau “Superapp” untuk Mac yang akan menyatukan tiga produk utama mereka: ChatGPT, platform coding Codex, dan browser Atlas.
Langkah ini diambil untuk menyederhanakan pengalaman pengguna sekaligus memperkuat posisi perusahaan di tengah persaingan ketat dengan pesaing utamanya, Anthropic.
Menurut laporan The Wall Street Journal yang dikutip MacRumors, gagasan di balik superapp ini adalah untuk mengintegrasikan produk-produk yang sebelumnya diluncurkan secara terpisah beberapa di antaranya belum sepenuhnya menarik minat pelanggan.
Dalam rapat internal pekan lalu, kepala divisi aplikasi OpenAI, Fidji Simo, mengingatkan karyawan untuk tidak terdistraksi oleh proyek sampingan mengingat pesatnya keberhasilan Anthropic dalam menarik pelanggan enterprise dan coding.
Superapp baru ini akan menjadi wadah bagi kemampuan AI “Agentic” yang sedang dikembangkan OpenAI. Kecerdasan buatan ini nantinya dapat bekerja secara otonom di komputer pengguna untuk menjalankan berbagai tugas, seperti menulis kode, menganalisis data, hingga tugas-tugas produktivitas lainnya.
Rencananya, dalam beberapa bulan ke depan, OpenAI akan menambahkan kemampuan agentic baru pada aplikasi Codex untuk membantu tugas di luar coding, sebelum akhirnya menggabungkan ChatGPT dan browser Atlas ke dalam superapp tersebut.
Seorang juru bicara OpenAI menyatakan bahwa superapp ini akan memungkinkan tim di dalam perusahaan bekerja lebih erat, sekaligus membantu divisi riset memusatkan upaya pada satu produk utama.
Langkah ini juga diharapkan dapat membalikkan keadaan setelah Anthropic menunjukkan momentum kuat berkat kesuksesan produk seperti Code Claude dan Cowork.
Sebelumnya, OpenAI telah meluncurkan sejumlah inisiatif besar seperti aplikasi video Sora dan mengakuisisi perusahaan perangkat keras AI milik Jony Ive. Kini, semua mata tertuju pada superapp ini.
