Home » Mulai September 2025, MariDB di Azure akan Berhenti Beroperasi

Mulai September 2025, MariDB di Azure akan Berhenti Beroperasi

by anaknongkrong
MariaDB

Microsoft telah lama menghadirkan Microsoft Azure untuk memperbaiki dan mengelola server dengan lebih fleksibel, salah satunya dengan terhubung dengan MariaDB. Akan tetapi, melalui laman resmi perusahaan Microsoft menuliskan bahwa dukungan untuk MariDB akan segera dihentikan.

MariaDB akan segera dihentikan terhitung mulai bulan September 2025 nanti, meskipun masih cukup lama namun pengguna MariDB di Azure diharapkan bisa memikirkan cara untuk pindah ke versi yang berbeda. Microsoft merekomendasikan pengguna untuk pindah ke Azure Database for MySQL.

“Azure Database for MariaDB will be retired on 19 September 2025, please migrate to Azure Database for MySQL Flexible Server by that date.” Tulis Microsoft.

Microsoft menambahkan bahwa layanan Azure Database for MySQL sendiri lebih fleksibel digunakan, selain itu juga lebih siap menanggung beban kerja dengan lebih mudah dan penting. Arsitekstur yang mereka gunakan lebih mudah dikontrol dan memberikan tingkat layanan yang lebih baik ketimbang MariaDB.

Untuk kamu yang ingin membaca lebih lengkap, berikut pengumuman yang dirilis oleh Microsoft:

Azure Database for MariaDB will be retired on 19 September 2025, please migrate to Azure Database for MySQL Flexible Server by that date.

We’re making investments on our flagship offering of Azure Database for MySQL Flexible Server that is better suited for mission-critical workloads. Azure Database for MySQL Flexible Server has better features, performance, improved architecture, and more controls to manage costs across all service tiers compared to Azure Database for MariaDB. We encourage you to transition to Azure Database for MySQL Flexible Server prior to the retirement date to experience the new capabilities of Azure Database for MySQL Flexible Server including:

  1. More ways to optimize costs, including support for burstable tier compute options.
  2. Improved performance for business-critical production workloads that require low latency, high concurrency, fast failover, and high scalability.
  3. Improved uptime with the ability to configure a hot standby on the same or a different zone, and a one-hour time window for planned server maintenance.

From now to 19 September 2025 you can continue to use Azure Database for MariaDB without disruption. On 19 September 2025, workloads running Azure Database for MariaDB will be deleted and associated application data will be lost.

Leave a Comment