Home » OpenAI GPT-4 Kini Hadir di GitHub melalui CoPilot X

OpenAI GPT-4 Kini Hadir di GitHub melalui CoPilot X

by anaknongkrong
OpenAI

Kepopuleran teknologi OpenAI GPT-4 kini semakin terlihat, padahal OpenAI GPT-4 sendiri belum genap dirilis sebulan namun telah mendapatkan sorotan yang cukup banyak. Kini giliran platform GitHub yang mengumumkan akan menggunakan OpenAI GPT-4.

GitHub diketahui memang telah menjadi bagian dari Microsoft dengan kerja sama intensif mereka, perusahaan kenamaan dunia ini juga mengumumkan bahwa mereka akan membuat sebuah proyek baru dengan nama CoPilot X, diketahui bersama bahwa proyek ini akan ditenagai dengan OpenAI GPT-4.

Dengan adanya OpenAI GPT-4 maka pengguna atau developer akan mendapatkan akses untuk menggenerasi baris kode yang akan mereka buat, nantinya akan mendapatkan bantuan dari integrasi dengan teknologi OpenAI GPT-4. Harapannya, akses dari teknologi ini akan mempermudah developer ketika menuliskan Coding.

“We are bringing a chat interface to the editor that’s focused on developer scenarios and natively integrates with VS Code and Visual Studio. This does far more than suggest code. GitHub Copilot Chat is not just a chat window. It recognizes what code a developer has typed, what error messages are shown, and it’s deeply embedded into the IDE. A developer can get in-depth analysis and explanations of what code blocks are intended to do, generate unit tests, and even get proposed fixes to bugs.” Kata GitHub.

Saat ini GitHub CoPilot X sedang dalam tahapan pengujian, dan nantinya proyek ini akan hadir dengan CoPilot Voice Chat. Tentunya dengan ini maka developer akan mendapatkan akses untuk memeriksa error di beberapa baris tertentu.

Tentu pengembangan teknologi yang dihadirkan oleh Microsoft ke GitHub karena dipermudah akan kerja sama mereka dengan OpenAI. Nampaknya Microsoft juga makin kencang menginvestasikan teknologi baru mereka ke berbagai macam layanan yang akan mereka kembangkan ke depannya.

Mengenai teknologi GPT-4 sendiri Microsoft saat ini telah memberikan akses teknologi ini di beberapa layanan mereka, sebut saja seperti merilisnya di Bing Chat dan Microsoft Azure. Rumornya, perusahaan akan kembali merilis teknologi ini di Microsoft Office dan 365.

You may also like

Leave a Comment