Home » OpenAI: Microsoft Terlalu Dini untuk Merilis GPT-4 di Bing Chat

OpenAI: Microsoft Terlalu Dini untuk Merilis GPT-4 di Bing Chat

by anaknongkrong
Microsoft

Microsoft mendapatkan banyak keuntungan dan respons dari pengguna internet sejak awal tahun 2023, bagaimana tidak? Perusahaan dengan lancar merilis teknologi Artificial Intellegent mereka di Bing yang mana telah ditenagai dengan ChatGPT.

Teknologi ChatGPT bukan murni berasal dari Microsoft, karena perusahaan yang mengembangkan teknologi ini ialah OpenAI. Perusahaan ini kemudian bekerja sama dengan Microsoft dan mendapatkan pendanaan penuh atas pengembangan teknologi yang mereka kembangkan hingga saat ini.

Februari 2023, Microsoft resmi memperkenalkan ChatGPT di Bing dan menjadikannya Bing Chat yang mana langsung mendapatkan sorotan dari media besar hingga khalayak umum. Bahkan tercatat ada lebih dari 100 juta pengguna Bing Chat beberapa minggu setelah perilisannya.

Tak berselang lama, Microsoft kembali memperkenalkan bahwa Bing Chat sudah menggunakan GPT-4 terbaru. Ini membuat Bing Chat memberikan performa yang lebih baik untuk pencarian dan jawaban yang lebih…Manusiawi (?).

OpenAI melalui The Wall Street Journal memberikan sebuah pernyataan menarik mengenai bagaimana perusahaan sedikit merasa keberatan dengan keputusan Microsoft yang menggunakan teknologi GPT-4, menurut mereka teknologi ini masih belum matang dan perlu untuk dikembangkan lebih lanjut.

Menurut OpenAI, GPT-4 sendiri masih perlu untuk diteliti dan dikembangkan sehingga nantinya bisa lebih matang. Tetapi Microsoft seperti sebuah ibu yang Overprotective tidak membiarkan anaknya (OpenAI) untuk bekerja sama dengan perusahaan lain.

(Catatan: Meskipun didanai penuh oleh Microsoft, namun OpenAI masih bisa memberikan lisensi mereka untuk perusahaan lain).

Akibat dari perilisan GPT-4 yang dinilai terlalu dini untuk diperkenalkan, Microsoft mendapatkan sejumlah pertanyaan dari pengguna Bing Chat yang merasa bahwa Bing Chat banyak memberikan informasi tidak nyambung atau Missconnection.

Bahkan parahnya, pengguna Bing Chat mendapatkan jawaban kurang menyenangkan seperti jawaban yang bunyinya mengenai informasi pribadi pengguna. Padahal Microsoft telah merilis fitur privasi di Bing, aneh bukan?

Beberapa kritikus bahkan sempat melayangkan sebuah kritikan untuk Microsoft, yang mana terlalu menggebu-gebu mengembangkan teknologi AI demi bisnis. Seorang ilmuwan seperti Elon Musk juga berkali-kali membuat sebuah cuitan di Twitter mengenai Chat GPT yang dinilai tidak memiliki perlindungan privasi.

Leave a Comment