Home » Pembaruan Tertunda, Telegram Salahkan Apple

Pembaruan Tertunda, Telegram Salahkan Apple

by anaknongkrong
Telegram

KONGGRES.COM – Telegram telah memberikan pengumuman jika mereka akan segera merilis pembaruan terbaru dari layanan pesan instan. Namun, CEO Telegram memberikan informasi bahwa pembaruan ini telah lama ada dan belum disetujui oleh Apple, Jumat (12/08).

Melalui unggahan Telegram, Pavel Durov selaku CEO memberikan pernyataan bahwa pembaruan dari Telegram telah diunggah oleh perusahaan hingga dua minggu lamanya.

Namun, Apple menunda proses ini dan tidak memberikan pembaruan secepatnya kepada pengguna. Menurut Durov, Apple juga tidak memberikan penjelasan mengenai alasan penundaan ini.

Unggahan CEO Telegram

Durov telah berdiskusi dengan eksekutifnya di Telegram, dia memberikan kritik kepada layanan App Store yang terlalu rumit dan perusahaan tidak memberikan keterangan lebih lanjut akan penundaan perilisan ini.

Dia memberikan pernyataan bahwa layanan Telegram seakan tidak disarankan untuk ditinjau oleh Apple karena alasan yang “Tidak Jelas”, dia mencurigai bahwa App Store membuat sebuah monopoli atas aplikasi yang mereka hadirkan.

Durov juga menyatakan bahwa proses ini akan sangat tidak menguntungkan untuk pengembang dengan layanan aplikasi yang masih sedikit peminat. Menurutnya, ini akan berdampak sangat buruk baik untuk Telegram maupun aplikasi kecil.

“Jika Telegram, yang mana telah memasuki 10 besar aplikasi yang paling populer saat ini, mendapatkan layanan yang buruk ini. Saya tidak bisa bayangkan apa yang terjadi dengan aplikasi yang lebih kecil, khususnya para pengembang.” Kata Durov melalui unggahan Telegram.

Sampai saat ini, belum ada yang mengetahui pembaruan apa yang sebenarnya dilakukan oleh Telegram, baik pihak Apple maupun Telegram belum menjawab pertanyaan yang muncul di kalangan pengguna iPhone dan Telegram.

Telegram beberapa waktu yang lalu memang telah mengumumkan bahwa akan merilis versi premium, yang mana pengguna harus membayar sekitar $4,99 USD/bulan. Memberikan banyak akses premium seperti unduhan dengan kecepatan tinggi, emoji yang unik, hingga memberikan reaksi pesan.

Ini bukan pertama kalinya Durov mengkritik layanan App Store yang menurutnya lamban. Di 2018, Durov mengatakan bahwa Apple telah memblokir layanan Telegram di App Store, setelah Telegram diblokir di Rusia. Setelah Durov mengunggah kritikannya itu, akhirnya pihak Apple kembali menyetujui pembaruan dari layanan Telegram di App Store.

You may also like

Leave a Comment