Microsoft kembali membuat inovasi besar dalam strategi kecerdasan buatannya (AI). Perusahaan raksasa teknologi ini resmi mengintegrasikan model AI Grok buatan xAI (perusahaan AI milik Elon Musk) ke dalam layanan Microsoft 365, khususnya di Word, Excel, dan PowerPoint.
Grok
Mantan Karyawan Sebut Fokus Elon Musk pada “Grok Tanpa Batas” Picu Kekhawatiran
Gelombang kepergian tim teknis dan pendiri di perusahaan kecerdasan buatan xAI membawa serta kritik tajam terhadap budaya keselamatan di perusahaan milik Elon Musk tersebut.
Sejumlah mantan karyawan menyoroti melemahnya aspek keselamatan dalam pengembangan model dan chatbot Grok, yang disebut semakin tidak terkendali.
Setengah Tim Pendiri xAI Telah Meninggalkan Perusahaan Jelang IPO yang Krusial
Gelombang keberangkatan yang mengkhawatirkan bagi masa depan perusahaan, xAI laboratorium kecerdasan buatan milik Elon Musk kini telah kehilangan separuh dari tim pendiri intinya.
Dalam rentang kurang dari 24 jam, dua co-founder terakhir, Yuhuai (Tony) Wu dan Jimmy Ba, mengumumkan kepergian mereka melalui platform X, menyusul empat anggota pendiri lainnya yang telah pergi dalam setahun terakhir.
Otoritas Prancis mengambil tindakan hukum serius terhadap platform media sosial X (sebelumnya Twitter). Pada Selasa (3/1), unit kejahatan siber Kejaksaan Paris, bekerja sama dengan Europol, melakukan penggeledahan di kantor X di Paris.
Penggeledahan ini merupakan bagian dari penyelidikan yang telah dimulai sejak 2025 terkait dugaan pengambilan data secara curang dari sistem pemrosesan data otomatis yang diduga dilakukan oleh kelompok terorganisasi.
Setelah sebelumnya memblokir sementara layanan chatbot AI Grok milik platform X, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) akhirnya memutuskan untuk melakukan normalisasi akses secara bersyarat.
Keputusan ini diambil setelah X Corp, perusahaan induk yang dimiliki Elon Musk, menyampaikan komitmen tertulis untuk memperbaiki layanan dan mematuhi hukum yang berlaku di Indonesia.
Ambisi Gila Satukan SpaceX, xAI, dan Tesla, atau Manuver Finansial Jelang IPO?
Dunia teknologi dan keuangan dikejutkan oleh kabar bahwa tiga perusahaan miliarder visioner Elon Musk SpaceX, xAI, dan Tesla sedang menjajaki kemungkinan penggabungan usaha (Merger).
Wacana yang masih dalam tahap awal ini, jika terwujud, akan menciptakan raksasa teknologi terintegrasi pertama yang jangkauannya membentang dari jalan raya, orbit Bumi, hingga kecerdasan buatan.
Platform X Akhirnya Nyatakan Patuh pada Regulasi Indonesia di Bawah Pengawasan Kemkomdigi
Ketegangan antara pemerintah Indonesia dengan platform media sosial X (sebelumnya Twitter) terkait chatbot kecerdasan buatan Grok tampaknya menemui jalan keluar.
Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), Alexander Sabar, mengonfirmasi bahwa X telah menyatakan komitmen untuk mematuhi seluruh peraturan yang berlaku di Indonesia.
Kemkomdigi Tutup Akses Chatbot Grok AI Milik X karena Risiko Konten Porno Palsu
Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menunjukkan taringnya dalam mengawasi platform teknologi asing dengan memblokir sementara akses chatbot kecerdasan buatan Grok di Indonesia.
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyatakan pemblokiran akan tetap berlaku hingga platform induknya, X (sebelumnya Twitter), memberikan kepastian kepatuhan terhadap regulasi Indonesia.
Penyelidikan California terhadap xAI, Sorotan Hukum Baru untuk Grok & Konten ‘Deepfake’ Eksplisit
Tekanan hukum terhadap xAI, perusahaan di balik chatbot kontroversial Grok milik Elon Musk, kini meluas ke Pantai Barat Amerika Serikat
Jaksa Penuntut Umum California, Rob Bonta, secara resmi mengumumkan telah membuka penyelidikan terhadap xAI terkait pembuatan dan penyebaran konten seksual eksplisit tanpa persetujuan (non-consensual intimate imagery/NCII) yang dihasilkan oleh platform tersebut.
Badai regulasi terhadap platform X dan chatbot kontroversialnya, Grok, tidak hanya melanda Asia Tenggara. Kini, pemerintah Inggris secara resmi melibatkan kekuatan regulatorinya. Ofcom, badan pengawas media dan komunikasi Inggris, telah membuka investigasi formal terhadap platform X.
