Home » Twitter Rencanakan Fitur ‘Immersive Video’. Makin Mirip TikTok?

Twitter Rencanakan Fitur ‘Immersive Video’. Makin Mirip TikTok?

by anaknongkrong
Twitter

KONGGRES.COM – Twitter baru-baru ini menyatakan bahwa mereka sedang dalam pengembangan untuk fitur baru mereka, di mana akan memaksimalkan tampilan layar penuh video yang mereka sebut ‘immersive’. Kemungkinan besar fitur ini akan mirip seperti di Reels oleh Instagram dan FYP di TikTok.

Twitter memberikan konfirmasi mereka bahwa saat ini tengah mengembangkan sebuah fitur terbaru, di mana akan memaksimalkan tampilan klik video dengan layar penuh. Artinya, pengguna Twitter kini bisa langsung melihat kumpulan video yang diunggah di Twitter dengan tampilan penuh.

Berbeda dengan video pada umumnya di Twitter, fitur Immersive Video akan menampilkan semua video, bukan cuitan. Hal ini tentu langsung mengingatkan kita akan fitur yang sama dan lebih dulu diusung oleh TikTok melalui FYP mereka.

Twitter Immersive Video

Fitur yang sama ini juga diusung oleh Instagram melalui fitur Reels, terlihat seperti gambar di atas bahwa Twitter tetap akan menggunakan UI mereka dalam menampilkan video pendek. Fitur dukungan seperti Share, Like, Retweet, dan Comment masih ditempatkan pada bagian bawah.

Fitur Immersive Video akan berada dalam laman Explorer, ketika pengguna mengakses ini maka platform Twitter akan menampilkan video secara terus menerus. Bahkan video yang bukan berasal dari unggahan pengguna yang saling mengikuti.

Tetapi, hal yang dibuat oleh Twitter ini masih berkesan menggunakan layanan asli Twitter. Karena mereka mengusung UI/UX yang sangat mirip dengan fitur unggahan video biasa di Twitter. Kita hanya merasakan seakan menonton video yang biasanya ditonton di Twitter, namun dengan mengubahnya menjadi ukuran yang lebih besar.

Twitter sendiri memang telah lama dan bahkan lebih lama mengusung tema Video Recovery dibanding Facebook dan TikTok. Mereka menyatakan bahwa perubahan ini untuk meningkatkan pengalaman menggunakan Twitter dengan fitur Video Discovery, yang mana telah lama diusung.

Mengenai perilisan fitur ini, sebenarnya telah dalam tahapan Finis Version dan siap dirilis. Tetapi, pihak Twitter baru akan merilis fitur ini di beberapa negara bagian saja. Twitter mengatakan bahwa akan merilis fitur Immersive Videountuk negara yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa utama.

Sementara itu, Twitter beberapa waktu yang lalu telah resmi merilis fitur ‘Edit Button’ mereka untuk pengguna Twitter Blue, fitur yang memungkinkan pengguna untuk bisa menyunting cuitan mereka setelah beberapa menit diunggah.

You may also like

Leave a Comment