Home » Regulator Belanda Buka Investigasi Terhadap Roblox, Soroti Perlindungan Pengguna Anak
Roblox

Regulator Belanda Buka Investigasi Terhadap Roblox, Soroti Perlindungan Pengguna Anak

by admin

Otoritas Konsumen dan Pasar Belanda (ACM) secara resmi meluncurkan investigasi mendalam terhadap platform game online Roblox. Langkah ini menjadi ujian nyata pertama bagi penerapan Undang-Undang Layanan Digital (Digital Services Act/DSA) Uni Eropa dalam melindungi pengguna termuda di dunia digital.

ACM menilai ada alasan kuat bahwa Roblox mungkin belum mengambil langkah yang memadai untuk melindungi privasi, keamanan, dan kesejahteraan anak-anak yang merupakan mayoritas pemainnya.

Dalam pernyataannya, ACM menyatakan investigasi akan fokus mengevaluasi apakah Roblox, sebagai platform yang sangat besar (Very Large Online Platform/VLOP) di bawah klasifikasi DSA, telah memenuhi kewajiban hukum barunya.

DSA mewajibkan platform untuk secara proaktif menilai dan mitigasi risiko sistemik yang dihadapi pengguna, dengan perhatian khusus pada kelompok rentan seperti anak-anak.

Risiko yang dimaksud dapat mencakup dari paparan konten berbahaya, interaksi dengan predator online, praktik manipulatif (Dark Patterns), hingga eksploitasi data pribadi.

“ACM menilai ada alasan yang cukup untuk meluncurkan investigasi resmi terhadap Roblox terkait kemungkinan pelanggaran aturan,” bunyi pernyataan regulator tersebut.

Investigasi yang diperkirakan akan berlangsung sekitar 12 bulan ini menandai fokus regulator Eropa yang semakin ketat pada ekosistem digital anak-anak. Roblox, dengan model bisnis berbasis User-Generated Content dan mata uang virtual (Robux), kerap menghadapi sorotan terkait potensi eksploitasi dan kesulitan dalam moderasi konten secara menyeluruh.

Jika terbukti melanggar, Roblox dapat menghadapi denda berat hingga 6% dari pendapatan global tahunannya, sebuah sanksi yang diperkenalkan oleh DSA untuk memastikan kepatuhan.

Kasus ini juga menjadi sinyal bagi ratusan platform online lainnya yang beroperasi di Eropa bahwa era Self-Regulation telah berakhir. Perlindungan pengguna, khususnya anak-anak, kini menjadi kewajiban hukum dengan standar tinggi dan pengawasan ketat dari regulator.

You may also like

Leave a Comment