Home » Apa itu Bot? Pengertian, Fungsi, hingga Contohnya

Apa itu Bot? Pengertian, Fungsi, hingga Contohnya

by anaknongkrong
Bot

Bot adalah sebutan umum untuk robot atau internet robot. Kini, bot sangat berguna untuk mempermudah pekerjaan manusia dalam melakukan tugas tertentu yang sifatnya repetitif atau berulang-ulang.

Ketika revolusi industri muncul pertama kali pada akhir 1770-an, siapa yang menyangka bahwa di masa depan, ada bot yang dapat menyimulasikan aktivitas manusia dengan mengotomatisasi pekerjaan yang berulang.

Dapat dikatakan, bot adalah jawaban yang dibutuhkan berbagai lini industri untuk mengerjakan pekerjaan repetitif agar tidak memakan waktu dan tenaga. Simak penjelasan kami tentang apa itu bot serta tips menggunakannya pada ulasan berikut!

Apa itu Bot? 

Secara sederhana, bot adalah perangkat lunak yang dibuat untuk mempermudah pekerjaan manusia dengan melakukan tugas tertentu secara otomatis dan berulang. Lazimnya bot beroperasi menggunakan internet, sehingga biasa disebut juga dengan internet bot atau komputer bot.

Bot adalah produk kecanggihan teknologi yang dapat mempercepat suatu pekerjaan. Bot bisa bekerja selama 24 jam penuh tanpa perlu dioperasikan oleh manusia. 

Kini, bot adalah pemain yang cukup dominan pada sebagian besar lalu lintas dan aktivitas di internet. Mereka melakukan berbagai tugas otomatis seperti mengunduh dan mengindeks seluruh konten dari setiap website, layanan pelanggan atau chat bot, serta bot traffic.

Di balik segala kemudahan yang ditawarkan, bot juga memiliki sisi negatif tersendiri. Misalnya, bot dapat menginfeksi perangkat dengan malware atau memberondong Anda dengan pesan spam.

Untuk menghindari aktivitas bot yang merugikan, Anda dapat menggunakan Captcha. Salah satu layanan Captcha yang cukup mudah digunakan misalnya, layanan Google re-Captcha.

Satu hal yang perlu diingat adalah penggunaan Captcha yang terlalu banyak juga dapat membuat menurunkan pengalaman pengguna yang dapat berimbas pada meningkatnya rasio bounce rate.

Fungsi Bot

Bot adalah perangkat lunak yang memiliki beberapa fungsi yang tentunya dapat menguntungkan suatu industri atau perusahaan. Fungsi-fungsi penting bot di antaranya:

1. Mempercepat Proses Bisnis dan Pekerjaan

Bot adalah perangkat lunak otomatis yang bisa Anda tentukan waktu pengoperasian, kapasitas, serta pengaturan lain sesuai kebutuhan. Hal ini tentu sangat membantu Anda dalam mempercepat proses bisnis dan pekerjaan.

2. Waktu Lebih Ekonomis

Anda tidak perlu repot mengaktifkan bot setiap kali ingin digunakan, karena bot adalah perangkat lunak yang dapat berjalan secara otomatis. Sehingga, waktu pengerjaan dapat lebih ekonomis dengan hasil lebih efektif.

3. Menghemat Anggaran

Dengan menggunakan bot, anggaran untuk tenaga kerja yang menjadi lebih irit. Bagaimana tidak, biaya untuk membayar tenaga kerja dapat dipangkas karena pekerjaan sudah diambil alih oleh bot.

Meski demikian, Anda tetap harus menyiapkan dan mengeluarkan biaya maintenance secara teratur agar bot dapat beroperasi dengan baik.

4. Menyediakan Layanan 24 Jam

Bot memiliki kemampuan untuk bekerja selama 24 jam non-stop. Hal ini tentu sangat menguntungkan perusahaan yang ingin menyajikan pelayanan optimal setiap waktu.

5. Meningkatkan Pengalaman Pelanggan

Bot mampu meningkatkan pengalaman pelanggan, yang berkaitan dengan layanan perusahaan. Pelayanan yang cepat dan efektif dinilai dapat meningkatkan kepuasan pelanggan dan berdampak baik bagi komunikasi perusahaan.

6. Meningkatkan Kualitas Layanan

Usaha Kecepatan dan efektivitas bot dapat meningkatkan kualitas pelayanan usaha ANda, sehingga pelanggan akan merasa lebih puas

7. Fleksibel

Manfaat terakhir dari bot ada pada sisi fleksibilitasnya, karena dapat diintegrasikan untuk beberapa platform.

Contoh Bot

Ada banyak jenis bot yang dimanfaatkan untuk meningkatkan berbagai pertumbuhan di bidang bisnis. Beberapa contoh bot di antaranya:

1. Aplikasi Perpesanan Instan 

Contoh bot dalam aplikasi perpesanan instan misalnya, Facebook Messenger, WhatsApp, dan Slack. Saat pandemi covid-19 kemarin kita menyaksikan  bagaimana World Health Organization membangun bot di WhatsApp untuk membagikan informasi kepada publik.

2. Web Crawler

Web crawler berfungsi untuk membaca atau mengetahui isi dari suatu website. Penerapannya ada pada search engine seperti Google dan Bing yang mengunduh serta mengindeks konten dari suatu website.

3. Chat Bot 

Chat bot adalah perangkat lunak yang dirancang untuk melakukan interaksi dengan pengguna, baik melalui suara, tulisan, maupun secara langsung. Contohnya seperti Google Assistant, Siri, dan Alexa.

4. Spotify

Contoh penggunaan berikutnya pada bot misalnya pada Spotify di mana pengguna dapat mencari serta berbagi lagu via Facebook Messenger, Instagram Story, dan masih banyak lagi.

5. Wall Street Journal

Contoh lain dari bot adalah pada aplikasi berita Wall Street Journal yang digunakan untuk menampilkan berita utama.

6. Malicious Bot

Malicious bot adalah setiap tindakan bot yang melanggar aturan dan membahayakan pengguna. Terkadang serangan malicious bot dilakukan secara sengaja dan memang bertujuan untuk merugikan pengguna. 

Beberapa contoh serangan dari malicious bot misalnya, Denial-of-Service (DoS) atau Distributed Denial-of-Service (DDoS), Credential Stuffing, Click Fraud, Spam, hingga Brute Force Password Cracking.

7. Lyft

Contoh lain dari bot adalah Lyft, yang bisa membuat pelanggan melakukan permintaan melalui Slack, Alexa, dan Messenger.

8. Traffic Bot

Traffic bot merupakan jenis traffic atau lalu lintas di website atau aplikasi yang dilakukan robot. Lalu lintas seperti ini akan menyulitkan pendeteksian traffic organik dari website atau aplikasi tersebut.

Hal tersebut tentu memberikan timbal balik negatif. Anda bisa tahu traffic asli yang belum diganggu oleh bot dengan melihat data bounce rate, page load metrics, page views, dan average session duration yang datanya mencurigakan.

9. Mastercard

Contoh lain dari bot ada pada Mastercard, di mana pelanggan dapat memeriksa transaksi akun mereka dengan menggunakan bot Facebook Messenger, 

10. Social Bot

Social bot adalah perangkat lunak yang dapat menjawab suatu pertanyaan melalui media sosial. Anda juga dapat memakai social bot untuk kebutuhan media sosial perusahaan, seperti melakukan survei pengalaman pelanggan dan lain sebagainya.

Tips Menggunakan Bot

Bot menjadi anugerah yang bisa meringankan pekerjaan manusia. Bagi sebagian orang, menggunakan bot menjadi hal yang menyenangkan. Namun, Anda harus tetap waspada saat hendak menggunakannya, karena bot juga dapat bersifat merugikan.

Berikut saya akan paparkan beberapa tips menggunakan bot agar Anda terhindar dari dampak negatif bot, serta memiliki performa yang lebih baik:

1. Jangan Memberikan Identitas Asli 

Tips pertama yang perlu Anda perhatikan saat memakai bot adalah jangan pernah memberikan identitas asli Anda, agar privasi sekaligus data pribadi terjaga. Dengan cara ini, Anda dapat menghindari potensi penipuan sampai kebocoran data yang bisa menimbulkan banyak kerugian.

2. Jangan Mudah Percaya 

Dengan bot, Anda dapat berbincang dengan orang baru dan menambah relasi. Namun, ada baiknya Anda tidak langsung mudah percaya dengan lawan bicara di chat anonymous. Karena banyak penipu yang memanfaatkan fitur ini untuk mengelabui korbannya. 

3. Hentikan Perbincangan Jika Diperlukan 

Salah satu kekurangan dari bot adalah adanya potensi mendapati lawan bicara yang membuka perbincangan ke hal-hal yang tidak pantas atau melenceng. Jika sudah begini, sebaiknya Anda menghentikan percakapan tersebut agar terhindar dari perbincangan yang merugikan dan tidak diperlukan.

4. Jangan Ikuti Perintah Lawan Bicara 

Tips berikutnya yang perlu Anda perhatikan adalah jangan pernah mengikuti perintah lawan bicara, baik perintah dalam bentuk fisik maupun perintah untuk mengirimkan data pribadi, agar keamanan Anda tetap terjaga serta terhindar dari segala bentuk penipuan.

5. Memperbaharui Data Bot

Bot adalah perangkat lunak yang dapat mengotomatisasi pekerjaan manusia. Saat pelanggan berkomunikasi dengan bot melalui teks atau suara, bot akan membaca model bahasa untuk memahami makna pertanyaan. Namun, bahasa yang disampaikan tentu bervariasi dan dapat sulit dipahami oleh bot.

Oleh karena itu, Anda perlu mengemas banyak informasi ke dalam satu pertanyaan agar apa yang dikatakan dapat selaras dengan apa yang dimaksud.

Dibutuhkan lebih banyak data dari waktu ke waktu, berdasarkan interaksi sebelumnya agar bot bisa menjawab dengan baik ketika menerima pertanyaan yang sulit dijawab.

Agar memperoleh jawaban yang tepat atas pertanyaan pelanggan, Anda harus memperbarui data pelanggan dari waktu ke waktu. Hal ini juga dapat membuat perusahaan Anda lebih cepat beradaptasi dengan peningkatan permintaan layanan pelanggan.

6. Buat Interaksi Lebih Personal

Meskipun bot adalah perangkat lunak yang didesain menyerupai manusia, tetapi pelanggan lebih menyukai jawaban yang alami, atau bukan jawaban kaku dari robot yang tidak mengetahui dan mengingat siapa mereka, serta tak memahami apa yang pelanggan katakan.

Oleh karena itu, wajar apabila pelanggan menyukai interaksi yang lebih personal. Untuk mewujudkannya, dibutuhkan data aktual agar solusi yang dihadirkan untuk menjawab permasalahan dapat lebih akurat. Maka dari itu, manfaatkan teknologi bot agar mendapatkan data yang Anda butuhkan.

7. Jadilah Interaktif

Walaupun bot adalah perangkat lunak yang memiliki kemampuan menjawab selayaknya manusia, tetapi akan ada masa di mana jawaban bot akan mencapai batas hingga berujung buntu.

Hal ini tentu berpotensi membuat pelanggan merasa tidak nyaman. Alternatifnya, Anda dapat memberikan keterangan seperti, “Saya tidak dapat membantu Anda. Untuk lebih lanjut, silakan hubungi xxx-xxx-xxxx”, agar pelanggan bisa langsung beralih ke agen manusia.

Namun, apabila cara itu dirasa akan membuat pelanggan merasa repot, maka agen contact center harus memiliki inisiatif untuk menghubungi pelanggan yang belum menemukan jawabannya. Dengan cara ini, perpindahan dari pelanggan ke agen dapat terjadi secara halus, ketimbang meneruskan secara manual dari bot ke agen.

8. Data Interaksi Real Time

Dalam rangka memaksimalkan pelayanan, diperlukan akses data interaksi secara real-time untuk mengetahui riwayat percakapan pelanggan. Dengan data ini, bot akan dapat memahami sebuah konteks, sehingga bisa bekerja lebih efektif.

Memang, bot adalah perangkat lunak yang dilatih untuk melakukan banyak hal. Namun, tanpa integrasi data secara real-time, bisa jadi bot gagal untuk bekerja dalam memahami sebuah konteks.

Kesimpulan

Bot atau dapat juga disebut internet computer bot adalah perangkat lunak yang beroperasi menggunakan internet, dibuat untuk menirukan serta mempermudah pekerjaan manusia dengan melakukan tugas tertentu secara otomatis dan repetitif. 

Bot memiliki beberapa fungsi, seperti mempercepat proses bisnis dan pekerjaan, menghemat waktu dan anggaran, menyediakan layanan 24 jam tanpa henti, meningkatkan pengalaman pelanggan, kualitas layanan usaha, hingga memiliki fleksibilitas lintas platform.

Ada banyak bot yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan pertumbuhan dalam bidang bisnis, misalnya seperti aplikasi perpesanan instan, web crawler, chatbot, Spotify, Wall Street Journal, malicious bot, lyft, traffic bot, mastercard, dan social bot.

Namun, bot memiliki bahaya tersendiri. Oleh karena itu, disini juga sudah diulas berbagai tips dalam menggunakan bot, misalnya seperti tidak memberikan identitas asli, tidak mudah percaya dengan lawan bicara, dan masih banyak lagi.

Bot adalah perangkat lunak yang dapat membantu mempermudah pekerjaan manusia, namun juga memiliki bahaya tersendiri.

Apakah Anaknongkrong tertarik menggunakan bot pada websitenya?

You may also like

Leave a Comment